ubegebe

Catatan Padang Galir

L 300 Kecil Ulet dan Berjasa

Sumber foto: http://bandungmitsubishi.com

Sebagai anak setengah kota, dari kecil saya selalu merindukan pulang ke kampung ketika lebaran. Salah satu alasan kerinduan itu adalah mobil Colt L300. Saya suka jalan-jalan ke tempat wisata bersama sanak saudara dengan menaiki di mobil ini. Ramai-ramai duduk di belakang. Juga misalnya ada pertandingan sepakbola, kami pun naik mobil jenis ini. Di belakang penuh canda tawa dan ledek-ledekan khas anak muda.


Mobil L300 adalah andalan hampir semua desa di Indonesia, terutama Sumatera. Rasanya tak ada desa di Sumatera yang tak punya mobil jenis ini. Beberapa mungkin berbentuk minibus. Tapi sebagian besar berupa mobil pick up. Mobil pick up lebih multiguna buat warga desa. Barang ok. Orang pun jadi. Tanpa kita sadar, mobil L300 adalah pahlawan bagi mobilitas orang dan barang desa-desa di negeri ini.


Di musim panen, mobil ini akan menjadi andalan mengangkut padi dari pinggir sawah menuju rumah atau ke penggilingan. Mobil ini juga menjadi teman setia klub sepakbola menyambangi turnamen-turnamen tarkam, atau hanya sekedar pertandingan persahabatan. 


Mobil yang biasanya dimiliki oleh juragan terkaya di kampung, juga punya fungsi sosial buat masyarakat. Ketika keadaan darurat misalnya melahirkan atau sakit mendadak, mobil ini siap mengantarkan ke rumah sakit. Atau acara warga lain semisal pesta di tempat besan. Mobil ini pun selalu ada. Dulu di kampung saya, seorang pemilik L300 menyediakan mobilnya setiap senin subuh, mengantarkan anak sekolah secara gratis ke kota kabupaten.

Toke-toke karet di kampung saya memilih mobil L300 karena bandel dan bisa dimuat banyak. Muatan di belakang bisa diisi sampai 4 ton dari yang seharusnya 2 ton saja. Dan semuanya baik-baik saja ketika melewati tanjakan dan turunan tajam. Rasanya tak ada juragan-juragan hasil kebun yang menyepelekan mobil L300.

Mobil L300 juga menjadi favorit perusahaan travel dan antar jarak dekat-menengah. Mobil ini bertenaga. Walaupun kapasitas mesin L300 tak jaug berbeda dengan mobil sekelasnya, tapi testimoni dari beberapa sopir selalu memberi point lebih untuk mobil ini. Bentuk dan ukuran bodinya juga disenangi sopir dan pemilik perusahaan. Lebar dan rendah. Sangat bagus untuk bermanuver. Makanya tak usah heran angkutan L300 selalu menjadi raja jalanan di rutenya.


Travel dan AKDP jenis L300 ini yang mengantarkan para mahasiswa dari kampung mereka untuk kuliah. Mereka juga yang mengantarkan para pedagang dan pengusaha lokal yang mau merintis bisnis. Juga para pegawai-pegawai ke kota tempat mereka bertugas.


Mengenang L300 ini, saya akan selalu teringat pada kondektur angkutan Sukabumi-Bogor atau Cianjur-Bogor. Menyempil di bangku kecil dekat pintu, lalu kepala sang kondektur muncul dari kaca yang dibuka. Berteriak memberi tahu kalau masih ada tempat di mobil mereka. Untuk sekian lama, L300 merajai rute ini. Kadang menganggu pengendara lainnya.
Mungkin berlebihan. Saya merasa L300 punya banyak jasa buat negeri ini. Apalagi buat anak-anak kampung setengah kota seperti saya ini.

Categories: #RupaRupa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *